Kisah Perjalanan

Enjoying Dead Sea Like a Local

Enjoying Dead Sea Like a Local

Featured, Kisah Perjalanan
Impian untuk bisa menginap di tepian Laut Mati kami kubur sementara. Adanya cuma resor-resor mihil. Pas ceki-ceki harga penginapan, paling murah semalam buat empat orang sekitar 250 euro. Wiks.... #sayangduitnya Keluarga Pelancong memutuskan day trip aja ke Dead Sea. Dari Amman. Sebuah alternatif jauh lebih murah. Sebab penginapan kami di Amman harga per malamnya tak sampai 40 euro. Alternatif lainnya adalah day trip dari Madaba, lebih dekat ke Laut Mati. Dari Amman mau pun dari Madaba, terdapat bus umum menuju sebagian area Laut Mati. (more…)
Mengintip Peta Kuno Tanah Suci Palestina di Madaba

Mengintip Peta Kuno Tanah Suci Palestina di Madaba

Kisah Perjalanan
Yordania berbatasan langsung dengan tanah suci Palestina. Sebuah destinasi wisata religi tiga agama besar dunia. Bukan hanya saat ini. Namun sejak ratusan tahun lalu, orang sudah melakukan perjalanan suci ke negeri ini. Dalam perjalanan menuju Laut Mati, kami sengaja melewati Madaba. Kota kecil, berpenduduk tak sampai 100 ribu jiwa, namun ternyata ramai turis. Banyak hotel dan rumah makan di pusat kota. Menurut Wikipedia, kota Madaba disebut beberapa kali dalam Bible. Kota Madaba didirikan oleh bangsa Moabit. Lalu dikuasai oleh bangsa Nabataean, menjadi bagian Romawi Kuno, Persia, dan berada dalam pengaruh agama Kristiani. (more…)
Island Hopping di Taman Nasional Komodo

Island Hopping di Taman Nasional Komodo

Featured, Kisah Perjalanan
Tiga pulau besar, Rinca, Komodo, dan Padar, siap menyambut siapa saja di Taman Nasional Komodo. Plus puluhan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Wisata maritim merupakan andalan taman nasional satu ini. Tak hanya pulaunya, alam lautnya sungguh memesona. Kegiatan wisata maritim ini tak boleh dilewatkan selama di tempat cantik tersebut. Keluarga pelancong menyewa kapal selama dua hari semalam untuk menjelajahi beberapa pulau mainstream jujukan turis. Kisahnya sudah Emak tuliskan di artikel sebelumnya. (more…)
Menyewa Boat di Taman Nasional Komodo

Menyewa Boat di Taman Nasional Komodo

Featured, Kisah Perjalanan
Cara terbaik mengelilingi Taman Nasional Komodo adalah lewat jalur laut. Ya iyalah. Di pulau-pulau yang ada komodonya seperti Rinca dan Komodo, tak ada bandara. Pun belum terhubung dengan jembatan dll. Satu-satunya yang memungkinkan adalah dengan perahu, kapal laut, atau yacht. Emak telah mencari beberapa informasi mengenai persewaan perahu melalui dunia maya. Agen-agen perjalanan setempat menampilkan berbagai paket lengkap dengan harganya. Kapalnya macem-macem. Tapi ngeliat harganya, kebanyakan buat kalangan atas. Yacht mewah bisa disewa hingga puluhan juta per hari. Kalau pergi rame-rame, cocok banget, nih. Berbekal beberapa nomor hape, kami pun terbang ke Labuan Bajo. (more…)
From Berlin with Love: Sepenggal Cerita dari ITB Berlin

From Berlin with Love: Sepenggal Cerita dari ITB Berlin

Kisah Perjalanan
Emak pernah bermimpi, suatu saat ingin datang ke pameran wisata dunia ITB (Internationale Tourismus Boerse Berlin). Diadakan di pusat pameran ibukota Jerman. Setiap tahun, selama lima hari berturut-turut, di awal Maret. Sejak tahun 1966. Tahun 2017, ITB berlangsung antara 8 - 12 Maret. Tiga hari pertama untuk buyer to buyer. Dua hari terakhir pameran buka juga untuk umum. (more…)
Menjumpai Komodo di Loh Buaya

Menjumpai Komodo di Loh Buaya

Kisah Perjalanan
Indonesia itu indah pakai banget nget nget nget pokoknya. Nothings compares to Indonesia #cintatanahair. Pengalaman pertama kali benar-benar merasakan liburan bersama keluarga di Indonesia Timur sungguh memorable. Anak-anak pun susah move on dari liburan tersebut. Bahkan mereka sudah tak sabar untuk eksplor bagian lain Indonesia tahun berikutnya. Tujuan utama kami saat itu adalah untuk melihat komodo secara langsung dan dekat. Sudah lama ini masuk bucket list anak-anak. Si Embak, sejak melihat sebuah reportase mengenai komodo di sebuah televisi Jerman, bercita-cita ke sana. Adiknya ikut-ikutan. (more…)
Relik Industri Voelklinger Huette

Relik Industri Voelklinger Huette

Featured, Kisah Perjalanan
Lebih dari dua puluh tahun lalu terjadi sebuah sensasi. Sebuah bekas pabrik besi kotor, penuh debu,  karatan, di sebuah kota kecil di barat Jerman, dimasukkan dalam daftar warisan budaya Unesco. Dialah Völklinger Hütte. Satu-satunya bekas pabrik besi dari zaman keemasan revolusi industri yang masih tersisa di dunia. Saat ini Völklinger Hütte menjadi salah satu pusat budaya industri. Dikunjungi sekira 300 ribu orang setiap tahunnya. Awal tahun ini, hujan membasahi beberapa wilayah Jerman. Termasuk Saarbrücken. Kota tempat saya melewatkan 3 hari liburan awal tahun. Tidak nyaman melakukan perjalanan di bawah hujan. Namun rencana belajar di museum bersama keluarga hari itu tetap harus terlaksana. (more…)
Gua Ashabul Kahfi di Amman, Yordania

Gua Ashabul Kahfi di Amman, Yordania

Kisah Perjalanan
Hari dimana kami ingin eksplor pusat kota Amman pertama kali, diwarnai hujan deras. Dari awal pagi-pagi naik mobil, perjalanan sudah gak lancar. Kena macet sebelum masuk daerah pasar. Entah berapa lama. Mungkin hampir sejam-an hingga kemudian kami menemukan spot parkir lega di dekat amphitheater Amman. Sebenarnya kami ingin mengeksplor amphitheater. Akan tetapi, gimana mau mengambil gambar dengan lega di tengah curahan hujan seperti ini. Kami sendiri gak bawa payung, pun jaket hujan. Kamera tak memiliki pelindung. Rencana kudu diubah. Langit terus menumpahkan air seharian itu. Paling diselang seling gerimis. Sedangkan kami gak punya payung. Andalan kami cuma berjalan cepat, lalu melipir ke pinggiran toko yang berderet di downtown. Keluarga pelancong tak punya tujuan jelas. Sekadar ...
Istana Padang Pasir Quseir Amra

Istana Padang Pasir Quseir Amra

Featured, Kisah Perjalanan
Lima hari di Amman, kami sering ditemani hujan. Cuaca Amman beda banget dengan Aqaba. Di Aqaba sudah serasa musim panas. Dengan suhu mendekati 30°C. Di Amman dingin, berangin, hujan. Masih serasa cuaca musim semi Jerman. Tapi yah, gimana lagi. Maunya seh pas booking tiket sekalian booking cuaca bagus selama perjalanan. Tapi kan, mana mungkin? Hari keempat di Amman, kami bertolak menuju Quseir Amra. Salah satu destinasi utama Yordania yang masuk dalam daftar #UnescoHeritage. Lokasinya kira-kira 80 km di sebelah timur Amman. Butuh hampir satu setengah jam dari hotel kami hingga sampai ke sana. Perjalanan mobil menuju ke sana ajah sudah seru habis. Dari Amman, ke pinggir kota, lalu lewat deretan penjual besi rongsok dan daerah industri entah apalah itu. Makin lama makin sepi. Tak ada