Megahnya Gedung Parlemen Romania

Istana Parlemen Rumania

Rasa-rasanya tidak terlalu banyak objek wisata kami datangi selama 5 hari di ibukota Rumania, Bukarest. Keluarga pelancong berkutat di pusat kota saja. Yang agak minggir, cuma ke Muzeul Satului. Cuaca dingin, emang suka bikin males. Lebih seneng ngendon di kamar penginapan saja.

Biasanya kami naik metro ke pusat kota. Lalu ngiter-ngiter dalam kota jalan kaki. Balik naik metro lagi menuju penginapan. Pusat kota Bukarest mayan luas. Jalannya bikin gempor. Surprisingly, gedung-gedungnya megah. Katanya seh Bukarest ini julukannya Paris of the East. Di bulan Februari, turisnya keliatan tidak banyak. Orangnya juga gak terlalu kepo. Nyamanlah keliling kota ini. Paling nggak enaknya ya itu, dingin.

Salah satu tempat yang direkomendasikan baik buku panduan wisata mau pun situs-situs dan blog pribadi di kota Bukarest adalah gedung istana parlemen atau Palatul Parlementului. Letaknya masih di pusat kota. Karena keakbarannya, bangunan ini pasti sulit untuk tidak dikenali.

Tentang Palatul Parlementului

Sejarah yang melingkupi bangunan mirip istana raja ini tak kalah adi. Ia dibangun atas permintaan diktator kondang Romania dari Partai Komunis saat itu, Nicolae Ceausescu. Emak ingat dahulu dunia dalam berita mengabarkan tumbangnya diktator ini. Serta karut marut Romania setelahnya. Gak nyangka juga akhirnya Emak bisa sampai kemari.

wisata arsitektur Rumania
Interior istana parlemen

Istana parlemen dulunya dikenal sebagai Rumah Rakyat atau Casa Poporului. Dibangun antara tahun 1984 – 1989. Arsiteknya seorang wanita muda, Anca Petrescu memenangkan lomba desain bangunan ini saat baru lulus kuliah umur 26 tahun. Dan menjadi penanggung jawab utama hingga konstruksi ini selesai.

Gedung ini sangat superlatif. Menjadi gedung kantor administrasi terbesar kedua di dunia setelah gedung Pentagon di Amerika Serikat. Konstruksi ini juga merupakan karya arsitektur paling terkenal di Romania, salah satu simbol kebanggaan bangsa. Agar bisa dibangun, banyak taman, jalan, beberapa ruamh ibadah, serta sekitar 40 ribu apartemen dirobohkan. Pembangunannya melibatkan 700 arsitek serta 20 ribuan pekerja. Istana yang sekarang menjadi markas parlemen Romania ini memiliki 12 lantai dengan ketinggian 84 meter. Panjangnya 270 meter, dan lebarnya 240 meter. , 1.100 ruangan yang menempati area total seluas 330.000 meter persegi.

Mengunjungi Istana Parlemen Romania

Karena kesalahan perhitungan, dua kali kami mengunjungi tempat ini. Yang pertama dari arah Bulevardul Unirii. Naik metro turun halte Piata Unirii. Katanya kalau dari Bulevardul Unirii kita bisa dapat foto yang keren. Jika berjalan dari Bulervardul Unirii, kemegahan istana ini sudah tampak dari kejauhan. Seperti sebuah gedung raksasa.

Bagi pengunjung biasa, satu-satunya cara agar bisa memasuki gedung ini adalah dengan mengikuti tur. Bila ikut tur, pintu masuknya di seberang Taman Izvor. Halte metro terdekat adalah Izvor. Nah kami ke halte metro ini ketika kemari untuk kedua kalinya.

Tur ditawarkan setiap hari. Tarifnya bervariasi berdasarkan jenis tur yang diikuti. Termurah sebesar 25 lei (Rp. 82.000,-). Jika membawa kamera, harus menambah membayar 30 lei (Rp. 98.000,-). Peserta tur harus meninggalkan tanda pengenal seperti paspor, ketika mendaftar. Lalu setiap peserta dibagian tanda pengenal khusus. Masuk ke dalam gedung, kami seperti mau check in ke pesawat terbang. Semua barang bawaan dipindai, dan dicek satu per satu.

Memasuki satu per satu ruangan di Palatul Parlementului, EMak rasa tak berhenti bilang wow dalam hati. Sampai-sampai tidak terlalu fokus pada keterangan yang diberikan oleh bapak pemandu. Apalagi peserta tur kali itu lebih dari 30 orang. Benar-benar megah.

Pak pemandu membawa kami keliling beberapa ruangan. Semuanya megah, luas dan memiliki ciri khas masing-masing. Kata beliau, kami hanya memasuki sekitar 2 persen dari luas keseluruhan gedung yang terdiri dari 1.100 ruang. Ckckckck.

„Setiap ruangan didesain oleh arsitek berbeda,“ kata pemandu. „Seratus persen material berasal dari dalam Rumania. Pembangunannya dilakukan oleh seniman dan ahli bangunan terkemuka negeri ini.“

Tak mengherankan jika gedung maha luas ini menjadi simbol kebanggaan bangsa Rumania. Menurut saya, semua ruangannya punya satu kesamaan. Semuanya berkesan megah dan mewah.

Selama sekira dua jam kami diajak mengelilingi koridor, naik turun tangga marmernya, meraba kehalusan kain beledu tirai-tirainya, masuk theater dan ruangan rapat, menikmati desain unik meja, kursi dan lampu-lampu gantung bertahtakan kristal, lukisan, patung, display pakaian tradisional Rumania, serta berjalan di atas karpet tebal dan empuk di dalamnya. Beberapa ruangan dan aula di dalam gedung parlemen ini, kini bisa disewa oleh publik.

***

Baca juga: Jalan-Jalan Keliling Bukarest

2 Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: