Month: May 2015

Monaco

Monaco

Kisah Perjalanan
Tak lengkap pergi ke Cote D'Azur tanpa mampir di salah satu negeri kurcaci tapi sangat masyhur dunia. Ada bus (nomor 100 arah Menton) dan kereta api dari stasiun Nice menuju Monaco Monte Carlo. Orang-orang kaya datang kesana dengan kapal pesiar atau helicopter. Menurut banyak orang, Monaco adalah negeri orang kaya, cantik, tampan dan terkenal. Negeri mini tapi padat ini tempat orang berpesta, menghabiskan uang dengan berjudi, bebas pajak, punya salah satu sirkuit balap Formula 1. Sang penguasa, keluarga Grimaldi, sering menghiasi  majalah gosip dan gaya hidup di seluruh dunia. (more…)
Keajaiban Masjid Merkez di Duisburg

Keajaiban Masjid Merkez di Duisburg

Soultrip
Perkembangan Islam di Eropa, termasuk di antaranya Jerman sungguh menggembirakan. Saat ini diperkirakan 3,3 hingga 4,5 juta muslim hidup di Jerman. Perkembangan jumlah umat Islam di negeri ini bisa diamati dari jumlah tempat ibadah umat Islam yang terus bertambah. Masjid-masjid besar dan indah dibangun di seluruh negeri. Selama bertahun tinggal di Jerman, alhamdulillah kami sekeluarga berkesempatan mengunjungi beberapa masjid ketika sedang safar (melakukan perjalanan). Sungguh pengalaman membahagiakan bisa bersilaturahmi sembari mengunjungi rumah Allah di belahan bumi lain. Di antaranya adalah masjid terbesar di Jerman, Masjid Yavuz Sultan Selim di kota Mannheim. Serta masjid ketiga terbesar, Masjid Fatih di kota Bremen di bagian utara Jerman. Salah satu masjid terindah yang kami baru k...
Kota Nice

Kota Nice

Kisah Perjalanan
Kota Terbesar di Cote D'Azur Berpenduduk lebih dari 400 ribu jiwa, Nice merupakan kota paling besar di Cote D'Azur. Terbesar kelima di seluruh Perancis. Di jaman pertengahan Eropa, sejak akhir abad 13, Nice berada di bawah kekuasaan Italia. Selama sekitar 5 abad. Kota ini juga pusat budaya di Cote D'Azur. Tercatat ada lebih dari selusin museum besar. Musee Matisse, Musee Chagall, dan juga Musee d'Art Moderne et d'Art Contemporain berskala internasional. Dia juga memiliki sebuah opera, satu teater dan banyak pentas-pentas kecil lainnya. Banyak tempat bisa dijelajahi selama di Nice. Bisa kita mulai dengan kota tua, bagian baru kota, dan promenade tepi pantai. Semuanya punya keunikan tersendiri. (more…)
Dari Nice Menuju St. Tropez

Dari Nice Menuju St. Tropez

Kisah Perjalanan
Mengagumi Kecantikan Mediterania Perancis Menyusuri sebagian riviera Perancis, dari Nice, kami berkendara dengan mobil menuju Saint Tropez. Di antaranya ada kota-kota tak kalah menarik sebenarnya. Antibes, Cannes, Frejus, Grasse. Kami nikmati sebagian suasanya sembari berkendara. Sengaja kami tidak lewat jalan tol saat pergi. Pulangnya saja lewat jalan tol Perancis yang tidak gratis. Antibes punya hotel besar berbentuk mirip kapal. Cannes, terkenal sebab festival film internasional, adalah kota turis ramai. Lord Brougham dari Inggris mampir dalam perjalanan menuju Nice tahun 1834. Beliau langsung jatuh cinta dengan tempat ini, membangun sebuah rumah besar. Tak lama, banyak aristokrat Eropa mengikuti jejaknya. Demikian pula pelukis Spanyol Pablo Picasso. Pernah tinggal di Villa La C...
Festival Olah Raga Bundesjugendspiele

Festival Olah Raga Bundesjugendspiele

Selingan
Festival Olah Raga Anak Sekolah Hari ini, 09 Mei 2015, diselenggarakan festival olah raga di Sekolah Dasar tempat Adik menuntut ilmu. Sebuah pertandingan olah raga yang diprakarsai oleh Presiden Republik Jerman. Dalam festival ini anak-anak mempertandingkan beberapa jenis olah raga. Jenis olah raga yang paling sering dipertandingkan dalam sebuah Bundesjugendspiele adalah atletik ringan: lari, lompat jauh, dan lempar jauh. Mulanya Emak pikir pertandingan ini dilakukan oleh murid-murid sekolah Adik melawan sekolah-sekolah lainnya. Ternyata tidak. Pesertanya hanya murid-murid di sekolah dasar Adik. Embak juga pernah dua kali mengikuti Bundesjugendspiele. Bedanya, di sekolah Embak dulu, orang tua murid tidak terlalu dilibatkan. Ia diadakan di hari sekolah biasa. Sedangkan di sekolah Adik, Bu...
Menikmati Kemilau Antwerpen

Menikmati Kemilau Antwerpen

Kisah Perjalanan
Antwerpen, awalnya hanya saya kenal sebagai salah satu kota pelabuhan terbesar di Eropa. Kejutan menyapa ketika kami bertandang ke sana. Tak sempat menengok pelabuhan, kami malah disuguhi kilauan berlian dan beberapa pelajaran sejarah. Hari pertama di sini, kami, rombongan kecil pelancong berkekuatan 5 orang dewasa dan 2 anak, menghabiskan waktu untuk mendatangi atraksi-atraksi wisata kota. Antwerpen tak terlalu besar. Jumlah penduduknya tak lebih dari 500 ribu jiwa. Kota ini termasuk utuh setelah dua perang dunia. Pusat kotanya dekat stasiun kereta api utama. Tempat-tempat wisatanya pun saling berdekatan dan hampir semuanya berada di pusat kota. Tak perlu naik kendaraan umum untuk menjelajah isi kota. (more…)

Keindahan Mediterania di Cote d’Azur

Kisah Perjalanan
Dari namanya, orang sudah bisa membayangkan keindahan. Cote D'Azur, pantai biru azur. Nama ini merupakan ciptaan penyair Stéphen Liégeard, pengarang buku berjudul La Côte d’Azur di tahun 1887. Untuk menyebutkan sebagian pantai Mediterania di Perancis Selatan. Orang inggris menyebutnya Riviera Perancis. Dan sejak hampir seratus tahun lalu, deretan pantai biru menjadi legenda kemewahan, dunia gemerlap, champagne, serta perjudian. Tak hanya itu. Cote D'Azur juga punya kota-kota tua cantik, pelabuhan yacht eksklusif, deretan restoran berbintang Michelin, perkebunan zaitun, ladang-ladang lavender, dan pulau-pulau kecil. Seniman seperti Picasso, Matisse, Cocteau dan Leger menghabiskan masa tuanya di sini. Menurut leksikon Perancis, Cote D'Azur membentang dari  Cassis (Bouches-du-Rhône) hingga M
Penyamakan Kulit Alami di Fes, Maroko

Penyamakan Kulit Alami di Fes, Maroko

Kisah Perjalanan
Tak perlu mesin waktu untuk menyaksikan kondisi Maroko di masa silam. Cukup datang dan menjelajahi kota tua, kita serasa dipaksa kembali ke masa ratusan atau bahkan ribuan taun lalu. Kota tua Fes di dekat Pegunungan Atlas, adalah contoh nyata bahwa masa silam masih terbawa hingga kini. Mulai didirikan oleh Moulay Idriss I di abad ke 8 masehi, diperbesar oleh putranya, Moulay Idriss II, Fes menjadi kota tertua sekaligus pusat budaya dan spiritual Maroko. (more…)
Kota Abad Pertengahan Tallinn

Kota Abad Pertengahan Tallinn

Kisah Perjalanan
Negara-negara Baltik memang bukan tujuan wisata utama di Eropa. Termasuk pula kota Tallinn, Estonia. Walau demikian bukan berarti tak ada hal menarik di kota ini. Suasana abad pertengahan masih kental di kota ini. Hingga kini. Perjalanan kami sekeluarga di Tallinn, diawali dengan kunjungan ke masjid setempat. Lokasinya tak sampai setengah kilometer dari bandara. Berjalan kaki di suatu hari berangin, sampailah kami di gedung bertuliskan Turath Islamic Cultural Center, masjid setempat. Gedung berwarna biru ini sekilas lebih mirip gedung perkantoran atau apartemen dibanding sebuah masjid. (more…)
Berolah Raga Kano di Belgia

Berolah Raga Kano di Belgia

Kisah Perjalanan
Lanjutan Kisah Dayung Kano di La Lesse Setelah semua siap, berjalanlah kami ke loket penjualan tiket. Hari itu cuma ada dua pekerja. Bapak-Bapak. Pekerja all round. karena kami juga melihat mereka ngosek toilet sebelumnya. Mereka tak bisa bahasa Jerman. Inggris little-little. Si Embak disuruh maju ke depan untuk mempraktikkan bahasa Perancis yang dipelajarinya di sekolah. Eh, pas disuruh nerjemahin ke bahasa Jerman atau Indonesia, Embak bingung. hehehe. Ya udah akhirnya pake Inggris dan bahasa isyarat. (more…)